Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) ditransaksikan mendekati level tertinggi dalam lebih dari sepekan terakhir sebelum data pasokan yang akan memberikan sinyal kekuatan permintaan bahan bakar di AS, konsumen minyak terbesar di dunia. Minyak Brent stabil di London.

WTI berjangka stagnan di New York setelah menguat sebesar 0,7 persen kemarin. Persediaan minyak mentah kemungkinan menyusut 1,5 juta barel pekan lalu ke angka 357.100.000 barel, menurut survei Bloomberg News sebelum rilis data dari Badan Administrasi Informasi Energi besok. Menteri Energi Rusia Alexander Novak akan bertemu dengan para pejabat dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak di Wina hari ini.

WTI untuk pengiriman Oktober berada di level $92,81 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, turun 11 sen, pukul 12:43 waktu Singapura. Kontrak tersebut naik 65 sen ke level $92,92 kemarin, penutupan tertinggi sejak 5 September. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sebesar 27 persen di bawah moving average 100 hari. Harga telah turun sebesar 5,7 persen tahun ini. (izr)

Sumber: Bloomberg