PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street turun pada perdagangan Rabu (24/4) setelah sebelumnya mencatat penguatan. Penurunan tersebut terjadi setelah investor mulai mencerna laporan laba beragam dari sejumlah laporan keuangan perusahaan yang telah dirilis.

Mengutip Reuters, Pada pukul 9:58 waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 33,80 poin, atau 0,13% menjadi 26.622,59.  Indeks S&P 500 turun 2,24 poin, atau 0,08% menjadi 2.931,44 dan indeks Nasdaq Composite turun 7,23 poin atau 0,09%, menjadi 8,113.60.

Penurunan saham sektor kesehatan sebesar 0,4% turut membebani pasar di tengah kekhawatiran peraturan di sektor kesehatan yang semakin ketat. Penurunan saham Caterpillar Inc yang sebesar 3,2% juga turut menekan Wall Street.

Kinerja perusahaan ini melampaui estimasi analis untuk laba kuartalan, tapi  membukukan penurunan pendapatan di sektor konstruksi sebesar 4% di Asia-Pasifik, salah satu pasar utama yang didominasi oleh China.

Saham AT&T Inc juga tercatat turun 3% setelah operator nirkabel AS terbesar kedua tersebut melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan analis di Wall Street.

Sementara itu, saham Microsoft Corp dan Facebook Inc, yang rencananya akan menerbitkan laporan keuangannya setelah penutupan Wall Street pada Rabu ini tercatat turun sekitar 0,5%.

Bukan hanya itu, berdasarkan data Refinitv, keuntungan perusahaan di indeks S&P 500 diperkirakan akan turun 1,1% pada kuartal pertama tahun ini. Namun, perkiraan tersebut telah membaik sejak awal April, dengan 77,5% dari 129 perusahaan yang telah melaporkan sejauh ini melampaui perkiraan pendapatan.

Laju penurunan Wall Street sedikit tertahan kenaikan saham Boeing Co sebesar 1,1%, bahkan ketika pembuat rencana membatalkan prospek 2019 dan melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan Wall Street karena landasan 737 MAX jet-nya. Sahamnya telah kehilangan 11% sejak kecelakaan mematikan Ethiopia pada awal Maret.

Saham EBay Inc juga melonjak 3,8% setelah perusahaan menaikkan perkiraan penjualan dan laba setahun penuh. Saham Anadarko Petroleum Corp melonjak 11,7% juga turut menahan penurunan Wall Street.

Anadarko Petroleum menjadi saham pendorongan terbesar ke indeks S&P 500, setelah Occidental Petroleum Corp berusaha untuk menghentikan pengambilalihan perusahaan oleh Chevron Corp dengan tawaran $ 57 miliar. Saham Occidental turun 3,0%.

Source : kontan.co.id