PT KONTAK PERKASA – Wall Street menguat pada hari Rabu (3/10) dan Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor untuk hari kedua. Data ekonomi AS memicu kenaikan hasil Treasury, mengangkat saham keuangan.

Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan pembayaran gaji swasta melonjak sebanyak 230.000 pekerjaan pada bulan September, kenaikan terbesar sejak Februari. Sebuah laporan dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas sektor jasa mencapai tertinggi 21 tahun pada bulan September.

Data itu mendatangkan perkiraan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS pada bulan Desember. Wall Street. Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10-tahun menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun pada 3,179%  dan imbal hasil tenor dua tahun mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari satu dekade.

Kenaikan imbal hasil itu mendorong saham-saham sektor keuangan. Sektor keuangan juga terbantu oleh tanda-tanda Italia akan memangkas defisit anggaran dan menurunkan utangnya, mengurangi kekhawatiran yang menekan pasar saham global.

Sektor keuangan yang telah berkinerja buruk di pasar yang lebih luas tahun ini, naik 0,81%, kenaikan harian terbesar mereka sejak 19 September.

Namun, indeks utama ditutup jauh dari titik tertinggi sebelumnya karena data dan komentar terbaru dari pejabat Fed mengangkat kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin menaikkan suku bunga terlalu agresif.

“Hanya pengakuan The Fed yang mengatakan ekonomi baik, itu berarti mereka tak akan menahan laju kenaikan suku bunga dalam jangka waktu dekat,” kata Mike Baele, Managing Director di Wealth Management Klien Swasta Bank AS di Portland, Oregon.

“Jika kita berpikir tentang risiko terhadap aset berisiko, kenaikan bunga tentu akan berada di bagian atas daftar itu. Pepatah lama mengatakan The Fed akan menaikkan suku sampai sesuatu rusak.”

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 54,45 poin atau 0,2%, menjadi 26.828,39. S&P 500 naik 2,08 poin atau 0,07%, menjadi 2.925,51. Nasdaq Composite bertambah  25,54 poin (0,32%) menjadi 8.025,09.

Para trader sekarang melihat kemungkinan 79,7% dari kenaikan 25 basis poin pada pertemuan the Fed bulan Desember, naik dari 78,5% sehari yang lalu, menurut alat FedWatch CME.

Source : kontan.co.id