KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat ditutup lesu pada perdagangan hari Selasa. Sebagai akibat dari turunnya saham sektor energi. Dari tiga indeks utama, cuma Nasdaq yang naik.

Data terbaru di AS menunjukkan, pengeluaran konsumen di bulan April menembus rekor tertingginya dalam 6 tahun terakhir. Rumah tangga di AS mulai melakukan pembelian kendaraan.

“Pergerakan datar ini tidak menghasilkan uang,” ucap Analis, Bucky Hellwig, dilansir dari Reuters, Rabu 1 Juni 2016.

Pada perdagangan hari Selasa, Indeks Dow Jones turun 86,09 poin (0,48%) ke 17.787,13. Indeks S&P 500 turun 2,11 poin (0,1%) ke 2,096,95. Sementara indeks Nasdaq naik 14,55 poin (0,29%) ke 4.948,06.

Investor menunggu data-data ekonomi terbaru yang akan keluar, diantaranya juga data tenaga kerja yang akan keluar pada Jumat ini. Data ini sangat penting untuk bisa menebak apakah suku bunga acuan akan dinaikkan oleh Federal Reserve (The Fed).

Ada 8,2 miliar lembar saham yang diperjualbelikan, di atas rata-rata transaksi harian, yaitu 7 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.

Source : detik.com