KONTAK PERKASA FUTURES – Di awal minggu ini, bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) turun hingga 2% lebih. Hal tersebut masih disebabkan oleh efek hengkangnya Inggris dari Uni Eropa. Indeks saham utama di Wall Street turun ke tingkat terendahnya dalam 10 bulan terakhir.

Efek dari Brexit menyebabkan ketidakstabilan di pasar saham. Para investor mengambil uangnya dan dipindahkan ke aset-aset yang aman, misalnya emas.

Indeks Nasdaq melemah hingga 2% lebih, sebab dikhawatirkan keputusan Brexit akan mempengaruhi investasi pada sektor bisnis teknologi.

“Penurunan terus terjadi, karena banyaknya ketidakpastian,” menurut Analis, Eric Kuby, dilihat dari Reuters, Selasa 28 Juni 2016.

Saat perdagangan Senin 27 Juni 2016, indeks saham Dow Jones melemah 260,51 poin (1,5%) menjadi 17.140,24. Indeks S&P500 melemah 36,87 poin (1,81%) menjadi 2.000,54. Sedangkan indeks Nasdaq turun 113,54 poin (2,41%) menjadi 4.594,44.

Terdapat 10,5 miliar lembar saham yang diperjualbelikan. Di atas rata-rata transaksi harian, sejumlah 7,3 miliar lembar dalam 20 hari terakhir.

Source : detik.com