KONTAK PERKASA FUTURES – Lagi-lagi, pasar saham AS ditutup di level tertingginya di sepanjang sejaah pada Rabu (15/2). Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,52% menjadi 20.611,86. Saham Procter & Gamble menjadi saham dengan kenaikan tertinggi. Sedangkan saham Merck menduduki posisi top loser.

Adapun indeks S&P 500 ditutup naik 0,5% menjadi 2.349,25. Sektor kesehatan memimpin kenaikan di antara tujuh sektor lainnya. Sedangkan sektor utiliti menjadi sektor dengan penurunan terdalam.

Indeks Nasdaq naik 0,64% menjadi 5.819,44.

Jumlah saham yang naik selangkah lebih banyak dibanding jumlah saham yang turun di New York Stock Exchange. Volume transaksi perdagangan tadi malam melibatkan 844 juta saham dan volume transaksi gabungan mencapai 3,8 miliar saat penutupan.

Pasar saham AS mendaki untuk lima hari beruntun seiring adanya pertaruhan trader mengenai agenda presiden Donald Trump yang pro pertumbuhan.

“Market bereaksi positif saat kita semakin mendekati pengumuman kebijakan. Selama kita tetap fokus mengenai hal itu, market akan bergerak lebih tinggi,” jelas Art Hogan, chief market strategist Wunderlich Securities.

Sekadar informasi, Trump masih terus menjalankan rapat dengan sejumlah pihak. Rabu kemarin, sang presiden menggelar rapat dengan CEO ritel.

Dari berita ekonomi, indeks harga konsumen AS naik melampaui ekspektasi market ke posisi 0,6% pada Januari lalu. Ini merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 2013. Dalam periode 12 bulan yang berakhir Januari, tingkat inflasi naik 2,5% dan menjadi kenaikan inflasi tahunan terbesar sejak Maret 2012.

Setelah dirilisnya data inflasi, Goldman Sachs dan ekonom JPMorgan menaikkan ekspektasi suku bunga acuan pada Maret atau Mei.

Source : kontan.co.id