KONTAK PERKASA FUTURES – Mempunyai pemahaman yang memadai adalah modal awal yang akan menghindarkan orang dari jebakan investasi bodong. Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sardjito memiliki tips khusus supaya seseorang dapat terhindar dari investasi bodong.

Langkah kesatu adalah memeriksa kelengkapan surat izin investasi yang dijajakan.

“Kalau perusahaan itu produk pasar modal seperti saham, reksa dana, MTN (surat utang jangka menengah) harus pastikan terdaftar serta mendapat izin dari OJK. Caranya dengan telepon, lihat di internet, atau email ke regulator OJK,” ucapnya di Gedung OJK, Jakarta, Senin (27/8/2016).

Sesudah memastikan kelengkapan surat-surat, langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan latar belakang orang yang menawarkan investasi yang dijajakan.

“Misalkan dia mengajak investasi ayam, tapi beternak ayam saja belum pernah. Lalu investasi pohon jabon, dia melihat benihnya saja tidak tahu. Kecuali dia benar-benar ahli. Latar belakang pendidikannya mendukung, dan dia sudah sejak dahulu berkecimpung di dunia itu. Itu baru bisa dipertimbangkan,” jelas dia.

Langkah selanjutnya, katanya lagi, yaitu melaporkan ke pihak berwenang jika ditemukan terdapat keanehan pada investasi yang ditawarkan.

“Tanyakan regulator bila ada indikasi penipuan. Jadi begini, bila ada pihak yang tidak punya izin serta memenuhi indikasi permulaan tindak pidana pasar modal maka otoritas pasar modal yang akan menindak lanjuti. Tapi kalau masuk tindak pidana umum, yang menindaklanjuti adalah kepolisian. Kan, setiap tindak pidana itu bisa terdiri dari gabungan tindak pidana,” tegas dia.

Terakhir dan yang paling penting, jangan tunggu sampai uang melayang.

“Jadi gini, jangankan kasus investasi bodong. Di mana-mana kan selalu duitnya sudah hilang baru lapor. Masalahnya penipu ini pintar, duitnya dilarikan dulu. Kalau sudah hilang, datang nangis-nangis pun kami tidak bisa kembalikan. Jadi konsepnya sama, pertama-tama curiga dulu kalau ada investasi yang menawarkan imbal hasil di luar batas,” pungkas dia.

Source : detik.com