Wall Street kembali membaik pada transaksi hari Senin (15/8) kemarin. Bahkan, ke tiga indeks acuan Amerika berakhir pada level rekor paling tinggi sepanjang sejarah.

KONTAK PERKASA FUTURES – Melansir data dari CNBC, pada jam 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat pesat 0,32% menjadi berada di level 18.636,05. Posisi saham dengan perolehan terbaik dihuni oleh DuPont. Sementara itu di posisi perolehan terburuk terdapat WUni tedHealth Group.

Di sisi lain, indeks S&P 500 berakhir dengan kenaikan sebesar 0,28% menjadi berada di level 2.190,15. Sektor bahan baku memimpin peningkatan tujuh sektor lainnya. Sektor utiliti menjadi sektor yang mengalami penurunan terbesar.

Sementara itu untuk perolehan indeks Nasdaq meningkat 0,56% menjadi berada di level 5.262,02.

Menurut chief investment strategist Key Private Bank, Bruce McCain, gambaran mendasar secara umum sekarang ini terlihat beragam. “Jadi sangat sulit melihat alasan reli pasar saham yang sebetulnya terlihat solid,” imbuhnya.

Dia juga mencatat, calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton tampak memimpin suara dalam sejumlah polling dibanding pesaingnya dari Republik, Donald Trump. McCain menilai, hal ini juga turut mendorong reli pasar saham.

“Saya tidak akan mengatakan kandidat mana yang terbaik, namun biasanya market lebih suka jika partai incumbent yang bertahan di Gedung Putih,” jelasnya.

Tidak hanya itu, tiga indeks acuan AS ini juga mencatatkan posisi harian tertinggi barunya. Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menembus level 2.188,45 dan 5.238,54 tak lama setelah pembukaan. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average mencatat level harian tertinggi baru di 18.638,34.

Source : kontan.co.id