KONTAK PERKASA FUTURES – Menyambut musim mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2016, tantangan pemerintah lewat Menetri ESDM, Sudirman Said, memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah nusantara.

Ketika melakukan kunjungan ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta, pada minggu malam (3/7/2016), Sudirman Said mendapatkan laporan tentang kesiapan Pertamina menjaga keamanan stok BBM selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

“Jadi secara keseluruhan stok rata-rata di atas 20 hari. Dan itu artinya kesiagaannya cukup tinggi. Karena biasanya keadaan normal itu 17 hari. Saya kira kita cukup tenang karena menghadapi hari penting stoknya cukup baik. Dan apabila memang SPBU-nya tidak mengambil mereka (Pertamina) akan segera kirim,” kata Sudirman di TBBM Plumpang.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, mengatakan ada Satgas Idul Fitri yang disiapkan untuk mengamankan pasokan BBM. Selama Satgas ini dibentuk, ada beberapa hambatan yang menjadi tantangan dalam menyalurkan BBM. Di antaranya kondisi alam seperti ombak tinggi dan angin kencang, longsor, serta kemacetan.

“Ada banjir besar, ombak tinggi sama angin kencang. Lima kapal kami kandas. Empat sudah aman, satu kejepit karang di Morotai. Sekarang belum bisa ditarik. Beberapa longsor, banjir. Misalnya di daerah MOR 7 ke Sulawesi. Sempat juga kemarin gangguan yang di jalur Pantura di Pasuruan, satu SPBU kosong. Karena banjir tidak bisa diakses, dan juga kemacetan,” ungkap Bambang.

Namun demikian, Bambang mengaku pihaknya telah menyiapkan strategi, guna mengatasi masalah kemacetan yang kerap menjadi kesulitan pemudik dalam mengakses pengisian BBM.

“Sudah ada SPBU kantong, kemasan, contra flow. Sekarang terobosan terakhir, sudah kami eksekusi Polres Brebes akhirnya membantu mengawal kita langsung kita edarkan ke masyarakat. Artinya jemput bola. Yang orang-orang tidak bisa beli ditolong dengan didatangi,” pungkasnya.

Berikut adalah jumlah coverage days (ketahanan pasokan dalam hari) stok nasional BBM per 3 Juli 2016 :

  • Premium 21 hari
  • Solar 26 hari
  • Kerosene 54 hari
  • Pertamax 22 hari
  • Pertamax plus 21 hari
  • Pertamina Dex 83 hari
  • Avtur 26 hari
  • LPG 18 hari

Source : detik.com