KONTAK PERKASA FUTURES – Bahan baku gula rafinasi, yaitu gula mentah (raw sugar), masih mengandalkan impor. Tahun ini impor gula mentah untuk bahan baku gula rafinasi telah ditetapkan sebanyak 3,2 juta ton.

Setelah menjalani proses pengolahan, gula mentah impor tersebut akan menghasilkan sekitar 3 juta ton gula rafinasi.

“Kuota impor untuk tahun ini diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Menko Perekonomian,” ujar Benny Wachjudi, Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia, kepada kami, akhir pekan lalu.

Impor raw sugar ini berasal dari 3 negara, yaitu Brasil, Australia, dan Thailand. Ketiga negara ini merupakan eksportir utama raw sugar ke Indonesia. Selain itu, Brasil, Australia, dan Thailand juga produsen utama raw sugar di dunia bersama Amerika Serikat, India, Uni Eropa, Kuba, dan Afrika Selatan.

Benny menambahkan, saat ini kuota impor raw sugar yang diberikan pemerintah untuk bahan baku rafinasi tidak sebanding dengan kebutuhan industri. Seperti diketahui, gula rafinasi adalah bahan baku untuk industri makanan dan minuman serta untuk farmasi.

“Kenaikan kuota impor raw sugar setiap tahun ditetapkan sebesar 5%. Padahal rata-rata pertumbuhan industri makanan dan minuman berkisar 7% per tahun. Sehingga industri makanan dan minuman kadang kesulitan mendapat gula rafinasi,” tutur Benny.

Source : detik.com