PT KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks saham di Wall Street ditutup di posisi tertinggi pada Rabu (4/10), menyusul rilis data ekonomi yang solid. Indeks S&P 500 bahkan mencetak reli terpanjang sejak Mei lalu.

Mengutip CNBC, indeks S&P 500 naik 3,16 poin atau 0,12% ke posisi rekor tertinggi 2.537,74. Sektor utilitas dan real estate memimpin penguatan. Indeks memperpanjang kenaikan beruntun tujuh hari, yang terpanjang sejak Mei.

Dow Jones juga mencetak rekor tertinggi setelah ditutup menguat 19,97 poin atau 0,09% ke 22.661,64. Saham 3M dan UnitedHealth memberikan kontribusi terbesar terhadap laju indeks.

Adapun, Nasdaq naik 2,91 poin atau 0,04% ke level 6.534,63. Meski hanya naik tipis namun kembali memperbarui rekor tertingginya.

Sentimen positif mendukung pasar setelah ADP dan Moody’s merilis angka pertumbuhan pekerja di sektor swasta bulan September mencapai 135.000. Data ini membaik dari bulan sebelumnya yang mencatat penurunan tajam. Angka tersebut juga melampaui perkiraan yaitu 125.000. Laporan dari ADP dan Moody’s sebagai gambaran data ketenagakerjaan yang akan dirilis pemerintah Jumat nanti.

Selain itu, indeks non manufacturing ISM bulan September juga mencetak pertumbuhan di 59,8, melebihi ekspektasi yaitu 55,5.

Kepala Strategi Teknial di BTIG, Katie Stockton dalam sebuah catatan menilai, indeks mendapatkan keuntungan dari momentum jangka pendek yang positif. “Lepas dari fase konsolidasi bulan September mendukung tren naik, dan seharusnya membantu menghentikan penurunan sampai akhir bulan ini,” kata nya seperti dilansir CNBC.

“Data solid dan kuat untuk waktu yang lama. Tapi, yang benar-benar penting adalah Federal Reserve bergerak menjauh dari target inflasi yang spesifik. Semakin banyak data seperti ini, semakin besar kemungkinan kita tidak hanya mengalami kenaikan suku bunga pada Desember, namun beberapa pengetatan serius pada 2018,” ujar Michael Shaoul, Chairman dan CEO Marketfield Asset Management.

Source : kontan.co.id