S&P 500

KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa AS berakhir di zona negatif pada transaksi perdagangan hari Senin (8/8). S&P 500. Melihat dari data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan pelemahan 0,08% menjadi berada di level 18.529. Saham Merck mengalami pelemahan yang paling besar, dan ExxonMobil menjadi saham yang mengalami kenaikan paling besar.

Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 0,09% menjadi berada di level 2.180,89. Sektor kesehatan di sisi lain mencatatkan kenaikan terbesar dan sektor energi berada di posisi memimpin kenaikan.

Di sisi lain, indeks Nasdaq melemah 0,15% menjadi berada di level 5.213,14.

Walaupun harga minyak mengalami peningkatan, bursa AS masih tertekan bersamaan dengan aksi wait and see pelaku pasar atas dikeluarkannya data penjualan ritel yang dijadwalkan dikeluarkan pekan ini.

“Apa yang saya nantikan adalah apakah rotasi ini akan terus berlangsung. Setiap hari selalu terdapat sektor baru yang memimpin market,” jelas CEO Sarhan Capital, Adam Sarhan.

Sementara itu, chief investment strategist Key Private Bank, Bruce McCain mengatakan, pada level tertentu, banyak investor yang mengalami kebingungan dengan pergerakan market. “Namun saya menilai prestasi market cukup baik di tengah data yang sangat beragam,” paparnya.

S&P 500 adalah sebuah indeks yang terdiri dari saham 500 perusahaan dengan modal-besar, kebanyakan berasal dari Amerika Serikat. Indeks ini merupakan indeks paling terkenal yang dimiliki dan dirawat oleh Standard & Poor’s, sebuah divisi dari McGraw-Hill.

Seluruh saham yang terdaftar dalam indeks ini adalah perusahaan publik besar dan diperdagangkan di bursa saham utama di AS seperti Bursa saham New York dan Nasdaq. Setelah Dow Jones Industrial Average, S&P 500 adalah indeks yang paling banyak diperhatikan.

Banyak dana indeks dan dana exchange-traded melacak performa S&P 500 dengan memegang saham yang sama dengan indeks tersebut. Karena itu, sebuah perusahaan yang sahamnya dimasukkan ke dalam daftar ini, harga saham perusahaan tersebut akan meningkat.

Source : kontan.co.id