PT KP PRESS –  Sebagian besar saham AS berakhir lebih tinggi pada malam Thanksgiving karena investor menguraikan banyaknya data, termasuk risalah dari pertemuan Federal Reserve November, yang menunjukkan bahwa tekanan inflasi bisa memakan waktu lebih lama untuk mereda daripada yang diperkirakan sebelumnya dan bahwa anggota bank sentral meningkatkan kemungkinan tersebut mengakhiri pembelian obligasi lebih cepat dari yang mereka rencanakan jika harga tinggi tetap ada.

KONTAK PERKASA FUTURES –  Dow Jones Industrial Average ditutup di wilayah negatif tetapi hampir tidak berubah di sekitar 35.805, pada basis awal, Indeks S&P 500 naik 0,2% menjadi sekitar 4.701, tepat di bawah rekor penutupan 18 November di 4.704,54, dan Indeks Nasdaq Composite menguat 0,4% di sekitar 15.845.

PT KONTAK PERKASA –  Pasar AS akan ditutup pada hari Kamis (25/11) untuk memperingati Thanksgiving dan akan berakhir lebih awal pada sesi Jumat berikutnya.

PT KONTAKPERKASA FUTURES – Laporan pertemuan Fed 2-3 November menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat senior di bank sentral masih memperkirakan kenaikan harga akan melambat tahun depan, tetapi mereka juga mengakui “tekanan inflasi bisa memakan waktu lebih lama untuk mereda” daripada yang mereka yakini sebelumnya karena tenaga kerja yang berkelanjutan dan kekurangan pasokan.

Investor sebelumnya mengamati data ekonomi AS yang menunjukkan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran turun 71.000 menjadi 199.000 pekan lalu, level terendah sejak 1969.

 

 

 

 

Sumber : PT KP Press