PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sempat tertekan akibat kenaikan suku bunga Fed Fund Rate, harga emas kembali naik ke level US$ 1.200 per ons troi. Kamis (27/9) pukul 7.33 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange naik ke US$ 1.200,40 per ons troi.

Harga emas ditutup pada US$ 1.199,10 per ons troi pada perdagangan Rabu (26/9) setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis point.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga. Pasalnya, kenaikan suku bunga bisa menguatkan nilai dollar serta mengerek yield surat utang. Hal ini menyebabkan emas yang tidak memiliki yield menjadi kurang menarik.

Indeks dollar pagi ini masih menguat karena kenaikan suku bunga. Tapi, indeks dollar hanya sempat naik tipis ke 94,21. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini cenderung stabil di atas 94.

Analis Commerzbank mengatakan, harga emas tertahan di bawah resistance moving average 55 hari, yakni sekitar US$ 1.208 dan downtrend empat bulan pada US$ 1.220 per ons troi.

Bob Haberkorn, senior market strategist RJO Futures mengatakan, The Fed menunjukkan sinyal hawkish. “Harga emas sulit rally, bargain hunting justru terjadi di logam industri,” kata dia seperti dikutip Reuters.

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) masih lanjut menanjak.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam hari ini, Rabu (26/9), dibanderol Rp 662.000. Harga tersebut naik tipis Rp 1.000 dari posisi harga pada Selasa (25/9).

Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut naik. Harga buyback emas Antam naik sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 574.000 per gram.

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:

1 gram: Rp 662.000

5 gram: Rp 3.137.000

10 gram: Rp 6.210.000

25 gram: Rp 15.417.000

50 gram: Rp 30.759.000

100 gram: Rp 61.448.000

250 gram: Rp 153.368.000

500 gram: Rp 306.534.000

Source : kontan.co.id