KontakPerkasa Futures – Saham Jepang mengalami pelemahan, mengirim indeks Topix menuju penurunan terbesar dalam 11 pekan terakhir, pasca aksi jual di saham teknologi AS.

Saham Toyo Tire & Rubber Co turun sebesar 7 % setelah pihaknya mengatakan lebih dari bantalan karet yang digunakan di gedung-gedung mungkin tidak memenuhi standar untuk gempa. Sementara pembuat semikonduktor Tokyo Electron Ltd turun tajam dalam lima bulan terakhir. Saham eksportir turun karena penguatan yen untuk hari kedua, diikuti penurunan saham TDK Corp. Sedangkan saham energi naik terkait stok minyak AS meningkat pasca Arab Saudi dan sekutunya mulai melakukan serangan dengan sasaran pemberontak di negara tetangga Yaman.

Indeks Topix turun 1,5 % ke level 1,568.82 pada penutupan hari ini di Tokyo, merupakan penurunan terbesar sejak 6 Januari lalu. Semua saham kecuali dua dari 33 kelompok industri bergerak turun. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 1,4 % ke level 19,471.12. Sementara mata uang yen naik 0,5 % ke level 118,91 per dolar setelah data menunjukkan penurunan tak terduga terhadap pesanan barang tahan lama AS sehingga mendorong beberapa ekonom untuk menurunkan perkiraannya untuk kuartal pertama pada pertumbuhan ekonomi AS. Sedangkan Indeks Standard & Poor 500 mengalami penurunan tertajam dalam dua pekan terakhir.

Pesanan untuk barang tahan lama AS turun sebesar 1,4 % pada Februari lalu. Sementara para ekonom telah memperkirakan kenaikan 0,2 %. (vck)

Sumber: Bloomberg