KontakPerkasa Futures – Saham Jepang naik pasca bank sentral mempertahankan kebijakan stimulus moneter dan investor menimbang kapan waktu kenaikan suku bunga AS setelah rilis data ekonomi yang lemah kemarin.

Indeks Topix melonjak sebesar 0,8 persen ke level 1,570.50 pada penutupan perdagangan di Tokyo, dengan sekitar 10 saham menguat untuk setiap tujuh saham yang jatuh. Volume perdagangan sekitar 16 persen di bawah moving average 30-hari. Indeks Nikkei 225 Stock Average melonjak sebesar 1 persen ke level 19.437.

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan stimulus moneternya, disaat Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengukur seberapa besar upayanya untuk menaikan upah. BOJ dipertahankan janji untuk memperluas basis moneternya pada laju tahunan sebesar 80 triliun yen sesuai dengan diperkirakan oleh semua 34 ekonom dalam survei yang dilakukan Bloomberg News. Bank sentral Jepang mengatakan bahwa harga konsumen akan sedikit berubah dari tahun ke tahun akibat penurunan biaya energi. (izr)

Sumber: Bloomberg