Kontakperkasa Futures – Saham China jatuh untuk hari ketiga, mengirim indeks acuan ke level terendah dalam sepekan terakhir, ditengah spekulasi peningkatan pengawasan peraturan marjin pinjaman akan memacu beberapa investor leveraged untuk mengurangi aset kepemilikan.

Saham Citic Securities Co dan Haitong Securities memimpin penurunan untuk perusahaan finansial dengan kerugian minimal sebesar 1,7%. Regulator sekuritas berencana babak baru pengecekan terkait bisnis marjin pinjaman dari pialang yang dikelola negara, Xinhua News Agency melaporkan pada Rabu malam.

Indeks Shanghai Composite turun 1,2% menjadi 3,266.13 pada 09:37 pagi waktu setempat. Indeks tersebut menurun tajam sejak 2008 pada 19 Januari setelah regulator ditangguhkan tiga wakil pialang terbesar China dari penambahan rekening marjin baru dan mengatakan kepada perusahaan sekuritas untuk menghentikan pinjaman kepada pedagang yang kurang dari 500.000 yuan ($ 80.035). Margin utang, yang dapat memperbesar kerugian bagi investor ketika saham jatuh, meningkat ke rekornya sebesar 775.9 miliar yuan di bursa Shanghai kemarin setelah menguat sepuluh kali lipat selama dua tahun terakhir.

Penilaian ini berdasarkan dari 46 perusahaan yang tersisa, setelah awal 45 diperiksa, Xinhua mengatakan dalam laporan. The China Securities Regulatory Commission(CSRC) mengatakan pemeriksaan yang rutin dan tidak boleh melakukan perkiraan yang berlebihan, Xinhua melaporkan.(yds)

Sumber: Bloomberg