Saham Asia melemah setelah para pemimpin Eropa memberikan batas waktu kepada Yunani sampai hari Minggu untuk menyerahkan satu set proposal reformasi baru atau keluar dari serikat mata uang.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 % ke level 143,29 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Hari minggu nanti sebagai klimaks dari 5 tahun gejolak krisis utang Yunani, mendorong Yunani keluar dari serikat mata uang dan lebih dari setengah abad integrasi ekonomi dan politik mengalami kemunduran. Kanselir Jerman Angela Merkel mengakui bahwa dia ‘tidak terlalu optimis’ untuk mencapai kesepakatan.

Sementara itu, Indeks Standard & Poor 500 naik 0,6 % pada hari Selasa, sedangkan Indeks Stoxx Europe 600 turun 1,6 %. Dengan pasar perdagangan di China dan Hong Kong belum dibuka, kontrak berjangka menunjukkan tidak ada jeda dalam aksi jual. Kontrak pada Indeks FTSE A50 China melemah 1 % pada mayoritas perdagangan terakhir. Indeks Hang Seng China Enterprises, Indeks saham china daratan di Hong Kong, yang memasuki pasar bearish kemarin, anjlok 3,9 %.

Indeks Topix Jepang turun 0,4 %. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,2 %. Indeks NZX 50 Selandia Baru sedikit berubah. Indeks Australia S & P / ASX 200 merosot 0,3 %.

Indeks Hang Seng China Enterprises kemarin anjlok 3,3 %, membawa penurunan dari rekornya bulan Mei hingga 20 %. Indeks Shanghai Composite turun 1,3 %. (knc)

Sumber : Bloomberg