KontakPerkasa Futures – Saham Asia menguat pada hari kelima setelah saham AS ditutup pada level sepekan tertinggi sepanjang masa di tengah laporan laba dan data yang memicu kenaikan suku bunga. Sementara itu, dolar melemah terhadap sebagian besar mata uang utama.

Indeks S & P / ASX 200 naik 0,6 % pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo, mendorong Indeks MSCI Asia Pacific menguat sebesar 0,2 % diikuti dengan Indeks Kospi di Seoul. Indeks Hang Seng berjangka naik 0,4 % di sebagian besar perdagangan terakhir sedangkan pada Indeks AS sedikit berubah. Indeks Spot Dollar Bloomberg dekati level terendah dalam 7 minggu terakhir. Mata uang euro stabil setelah mencapai kesepakatan pembicaraan tentang bantuan untuk Yunani pada hari Jumat kemarin yang berakhir ricuh. Minyak AS berayun antara kenaikan dan penurunan.

Investor menunggu pertemuan Federal Reserve pada minggu ini sebagai petunjuk lebih lanjut mengenai waktu kenaikan suku bunga setelah pesanan barang AS secara tak terduga mengalami penurunan. China merilis laba industri pada hari Senin, sementara Bank of Japan (BOJ) memutuskan hasil kebijakan pada Kamis mendatang. Apple Inc melaporkan laba pada hari Senin setelah laba perusahaan melampaui perkiraan seiring dengan Microsoft Corp, International Business Machines Corp dan Amazon.com Inc membantu mendorong Indeks saham AS mencapai rekornya pada pekan lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg