KontakPerkasa Futures – Bursa saham Asia di luar Jepang jatuh, dengan indeks dari ekuitas regional melemah dari level tertinggi dalam tujuh tahun, setelah saham energi memimpin penurunan sementara saham perusahaan tergelincir di tengah kekhawatiran laba. Saham Fanuc Corp. melonjak di Tokyo.

Saham PetroChina Co. turun 4,7% di Hong Kong setelah membukukan rekor laba yang rendah. Saham Jiangxi Copper Co. turun 2,1% setelah melaporkan penurunan laba bersih kuartal pertama sebesar 61%. Saham Tokyo Electron Ltd anjlok 15% setelah Applied Materials Inc. membatalkan tawaran pengambilalihan sebesar $ 9.39 miliar. Sementara saham Fanuc melonjak 3,3% setelah produsen robot tersebut menaikkan rasio pembayaran dividen dua kali lipat.

Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Indeks Jepang turun 0,3% ke level 522,04 pada pukul 16:12 sore di Hong Kong setelah kemarin ditutup di level tertinggi sejak Januari 2008. Indeks yang lebih luas termasuk Jepang diperdagangkan sedikit berubah. Hampir 300 perusahaan dalam indeks acuan ekuitas melaporkan laba minggu ini, dengan 44% dari perusahaan tersebut yang telah melaporkan sejauh ini melebihi perkiraan laba analis, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Saham-saham dalam Indeks MSCI Asia Pacific diperdagangkan pada 14,8 kali estimasi laba, pada Senin kemarin, yang merupakan tertinggi dalam sebulan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Yang dibandingkan dengan kelipatan 17,9 untuk Indeks Standard & Poor 500.(frk)

Sumber: Bloomberg