KontakPerkasa Futures – Saham AS melemah di tengah aksi selloff global, anjlok dalam tiga minggu terakhir seiring penurunan pada saham American Express Co, menguatnya data inflasi dan China memperketat aturan perdagangan.

Indeks Standard & Poor 500 turun 1,1 % ke level 2,081.11 pada pukul 16:00 sore waktu New York, di bawah harga rata-rata selama 50 hari terakhir.

Indeks S&P 500 kemarin sedikit berubah setelah mendekati level semua waktu tertinggi. Sementara itu, bursa saham dari Asia sampai Eropa telah mengalami kenaikan ke level multi tahunan tertinggi dalam beberapa hari terakhir, Indeks S&P 500 dan Indeks Dow mencapai rekornya pada tanggal 2 Maret, pada hari yang sama Indeks Nasdaq Composite menyentuh level 5.000 untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir. Selama 32 hari, Indeks S&P 500 mengalami penurunan terpanjangnya sejak Juli 2013. (knc)

Sumber : Bloomberg