KONTAK PERKASA FUTURES – Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 0,08% atau 11 poin ke 13.087 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (29/7/2016).

Nilai tukar rupiah kemarin ditutup menguat 0,30% atau 39 poin ke posisi Rp13.098 per dolar AS.

“Rupiah Selama masih 13.080-13.200, masih dalam kisaran normal. Pasar tunggu beberapa hari ke depan dari stimulus bank sentral Jepang (BoJ),” kata Analis Riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.

Sementara itu pasar uang masih merespons putusan bank sentral Amerika Serikat  yang tidak menaikkan Fed Rate, hingga menekan indeks dolar AS.

Bagaimana pergerakan rupiah selantunya? Ikuti lajunya secara live hingga penutupan.

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 0,08% atau 11 poin ke 13.087 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (29/7/2016).

Pergerakan indeks dolar Amerika Serikat terpantau melanjutkan pelemahannya pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/7/2016), setelah bank sentral AS Federal Reserve hanya memberikan sedikit petunjuk akan langkah penaikan suku bunganya dalam waktu dekat.

Bloomberg Dollar Index yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dibuka dengan pelemahan 0,16% atau 0,154 poin di posisi 96,585 dan kemudian turun 0,15% atau 0,146 poin ke level 96,593 pada pukul 06.50 WIB.

Seperti dilansir Bloomberg kemarin (28/7/2016), para pedagang hanya melihat kemungkinan sebesar 26% untuk penaikan tingkat suku bunga (Fed Funds Rate/FFR) pada pertemuan The Fed selanjutnya di bulan September.

Dalam pernyataannya pasca berakhirnya FOMC meeting kemarin (Kamis dinihari WIB), The Fed menjelaskan bahwa risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi AS telah berkurang, sehingga berpotensi menuju adanya pengetatan kebijakan moneter lanjutan tahun ini.

Namun di sisi lain, The Fed tidak memberikan indikasi apakah akan menaikkan tingkat suku bunga dalam pertemuan selanjutnya di September.

“Kita melihat pelemahan dolar yang membesar. Meskipun The Fed menyatakan beberapa perbaikan pada ekonomi, (namun langkah) penaikan suku bunga pada September masih tidak pasti,” ujar Yuji Kameoka, Kepala Strategi Devisa Daiwa Securities Co. di Tokyo.

Pada perdagangan kemarin (Jumat pagi WIB), indeks dolar AS ditutup juga dengan pelemahan 0,32% atau 0,314 poin ke level 96,739.

Source : bisnis.com