KONTAK PERKASA FUTURES – Pada esok hari Komisi VI DPR akan mengadakan rapat kerja dengan Kementerian BUMN. Pada rapat tersebut, akan dibahas Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) di RAPBN-P 2016 dan RAPBN 2017.

Tapi ada yang menarik dalam rapat kerja pada Kamis, 16 Juni 2016 besok pukul 10.00 WIB di Gedung DPR, Senayan.

Menteri BUMN, Rini Soemarno diyakinkan tidak akan datang walaupun Rini masih ada di Jakarta. Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro yang akan menggantikan posisi Rini. Pergantian tertuang tertuang dalam surat yang dikirim Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR.

“Hari ini kita Komisi VI menerima tembusan surat Presiden ke Pimpinan DPR perihal penunjukan Sementara Waktu Menteri Keuangan untuk Raker dengan Komisi VI guna membahas RKAKL Kementerian BUMN,” kata Ketua Komisi VI DPR, Teguh Juwarno kepada kami, Rabu (15/5/2016).

Sedangkan, Wakil Ketua Komisi VI Azam Natawijana Ketidakhadiran Rini bukan tanpa alasan. Mantan Bos Astra Group itu dilarang datang pada setiap rapat di DPR oleh Plt Ketua DPR yang saat itu dipegang oleh Fadli Zon.

Azam menambahkan rapat kerja antara Komisi VI dan Menteri BUMN praktis tidak bisa dilakukan setelah terbitnya surat dari Fadli Zon, padahal pembahasan anggaran sangat krusial. Apalagi dalam Rancangan APBN-P 2016 terdapat pembahasan Penyertaan Modal negara (PMN) untuk BUMN.

“Presiden Jokowi ambil jalan tengah hadirkan Menkeu sesuai PP 41 ayat 1 bahwa kewenangan terkait PMN masih dipegang oleh Menkeu,” sebutnya.

Source : detik.com