Rilis kinerja emiten, wajah Wall Street mixed

KONTAK PERKASA FUTURES – Pada transaksi malam sebelumnya, tanggal (19/7), wajah Wall Street tampak bermacam-macam.

Data CNBC menampakkan, pada jam 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan penguatan 0,14% ke level 18.559,01. Saham McDonald mencatatkan kenaikan tertinggi di indeks ini. Sementara itu saham Microsoft merupakan saham dengan pelemahan paling besar,

Sementara itu, indeks S&P 500 berakhir melemah 0,14%. Sektor material dan energi adalah dua sektor dengan penurunan terbesar dari delapan sektor yang melemah. Sementara itu sektor finansial serta industri adalah dua sektor yang berhasil menghijau seiring terjadinya kenaikan masing-masing 0,08% dan 0,05%.

Di sisi lain, indeks Nasdaq ditutup dengan penurunan 0,38% menjadi 5.036,37.

Sesudah mencetak rekor beberapa hari yang lalu, saat ini pandangan investor tertuju pada kinerja emiten kuartal kedua.

Rilis kinerja Netflix bisa saja menurunkan optimisme investor. Saham Netflix Senin malam sebelumnya anjlok lebih dari 14% sesudah perusahaan membukukan kinerja yang melebihi estimasi. Namun sayang sekali, jumlah pelanggan Netflix tak sesuai target. Saham Netflix mencatatkan hari terburuk sejak 16 Oktober 2014.

“Penurunan lebih dikarenakan rilis kinerja emiten, namun bukan berarti indeks tidak bisa menguat lagi. Kita berada di posisi di mana banyak perusahaan mengisyaratkan sinyal tertekan,” kata chief investment strategist Key Private Bank, Bruce McCain.

Di sisi lain, kinerja perbankan terus memberikan kejutan pada market. Hal yang paling baru, Goldman Sachs berhasil membukukan kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Goldman akhirnya menyamai rekan-rekan sejawatnya yaitu JPMorgan Chase, Citigroup, dan Bank of America yang mencatatkan kinerja di atas prediksi market di kuartal II.

“Pertanyaannya yaitu apakah kinerja mereka cukup kuat untuk mempertahankan reli saat ini,” tandas chief market analyst The Lindsey Group, Peter Boockvar.

Source : kontan.co.id