Berdasarkan dari data yang didapat dari statistik tax amnesty Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Rabu (31/8/2016) pukul 21.30 WIB, dana repatriasi yang hingga saat ini sudah masuk sudah tembus Rp 10 triliun. Demikian menurut data statistik tax amnesty Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak yang dikutip dari situs http://pajak.go.id/statistik-amnesti.

KONTAK PERKASA FUTURES – Sehari sebelumnya, dana repatriasi yang masuk mencapai hingga Rp 9,6 triliun. Selain repatriasi, data statistik tax amnesty Ditjen Pajak mencatat deklarasi harta yang berasal dari dalam negeri mencapai Rp 118 triliun, dan deklarasi harta yang berasal dari luar negeri mencapai Rp 21,2 triliun. Sehingga, total harta yang akan direpatriasi maupun dideklarasi mencapai hingga Rp 149 triliun.

Sedangkan total uang tebusan yang masuk mencapai hingga Rp 3,12 triliun. Rinciannya, Sebanyak Rp 2,49 triliun uang tebusan berasal dari wajib pajak orang pribadi non UMKM.

Lalu berikutnya, sebanyak Rp 438 miliar adalah merupakan uang tebusan yang berasal dari wajib pajak badan non UMKM. Sebanyak Rp 185 miliar uang tebusan yang berasal dari wajib pajak orang pribadi UMKM.

Lalu selanjutnya, sebanyak Rp 8,14 miliar uang tebusan yang berasal dari wajib pajak badan UMKM. Data statistik tax amnesty ini terus bergerak disebabkan karena selalu diperbaharui oleh Ditjen Pajak.

Berdasarkan dari data statistik tersebut, jumlah surat pernyataan harta yang masuk sampai hari ini adalah mencapai 21.876. Sedangkan total seluruhnya sampai dengan akhir bulan Agustus ini mencapai 22.220. Program tax amnesty bergulir sejak bulan Juli 2016 dan berakhir pada tanggal 31 Maret 2017. Melalui program tax amnesty, pemerintah menargetkan terdapat tambahan penerimaan negara sebanyak Rp 165 triliun yang berasal dari uang tebusan yang masuk.

Source : detik.com