KONTAK PERKASA FUTURES – Pada awal minggu ini, IHSG masih berpeluang menyusut. Pada Jumat tanggal 10 juni 2016 lalu, indeks saham ditutup melemah 0,59% yaitu setara 4.848,06.

Kepala Riset Millenium Danatama Sekuritas, Parningotan Julio menjelaskan, pasar saham masih dibayangi berbagai isu, diantaranya perekonomian global yang masih dalam masa recovery. Bahkan Bank Dunia memotong proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 2,4% dari sebelumnya 2,9%.

Isu Brexit juga ikut menekan pasar saham global, yang juga berpengaruh pada Indonesia. Di saat yang sama, pergerakan USD saat ini masih sangat menonjol. Dari indonesia, menurut Julio, para pedagang menanti kebijakan pemerintah mengenai pengampunan pajak atau tax amnesty.

Dia memperkirakan IHSG di awal minggu ini cenderung naik di rentang 4.800-4.868.

Sementara analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksikan IHSG berpotensi menguat di rentang 4.839 – 4.945. Proyeksi itu didukung oleh menguatnya harga komoditas dan potensi tertundanya kenaikan suku bunga acuan The Fed.

“Nilai tukar rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS,” William memperkirakan.

Source : kontan.co.id