Penurunan harga minyak berlanjut setelah aktivitas pengeboran minyak Amerika Serikat (AS) meningkat dan di tengah spekulasi kesepakatan pembekuan produksi minyak OPEC.

Mengutip Bloomberg, Senin (12/9) West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober kehilangan sebanyak US$ 1,16 ke US$ 44,72 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di US$ 44,76 pukul 12:40 waktu London.

KONTAK PERKASA FUTURES – Kontrak minyak ini turun US$ 1,74 ke US$ 45,88 pada hari Jumat, yang merupakan penurunan paling dalam sejak 1 Agustus.

Sedangkan, minyak Brent untuk pengiriman November turun sebanyak US$ 1,11 ke US$ 46,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global kehilangan US$ 1,98 untuk US$ 48,01 pada hari Jumat, terbesar sejak 13 Juli.

Mengacu data Baker Hughes Inc terjadi aktivitas peningkatan rig menjadi 414, tertinggi sejak Februari. Di sisi lain, negara pengekspor minyak OPEC memprediksi terjadi peningkatan produksi di luar kelompoknya pada tahun 2017.

Source : kontan.co.id