KONTAK PERKASA FUTURES – Untuk setiap transaksi yang terdapat dalam pasar modal tentunya dibutuhkan banyak pendukung. Selain instrumen investasi berupa saham dan obligasi, ada juga lembaga pendukung yang mengendalikannya jalannya pasar. Dengan demikian, setiap investor dapat melakukan transaksi secara aman karena setiap operasinya diawasi dan dilindungi oleh lembaga yang berwenang. Lembaga-lembaga ini menjadi sumber kekuatan hukum dalam jual-beli saham.

 

Mengapa Lembaga Penunjang Penting?

Lembaga-lembaga yang menunjang lancarnya kegiatan dalam pasar ini juga harus mempunyai dasar yang kuat mengenai modal saham dan juga bursa efek yang nantinya mereka juga akan membantu jika pasar dalam keadaan yang membutuhkan bantuan darilembaga untuk menyelesaikannya dengan cepat. Maka berikut ini akan dijelaskan secara rinci tentang apa saja lembaga yang menunjang kerja dari pasar ini dan juga peran yang mereka punya dalam setiap transaksinya mengenai saham dan kepemilkan perusahaan oleh para pembeli saham.

Setiap investor tentunya harus mengacu kepada ketentuan yang telah dikeluarkan oleh lembaga-lembaga pendukung pasar modalini, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa sektor bisnis ini beresiko sangat tinggi, sekalipun potensi profit yang ditawarkan juga sangat menarik.

 

Lembaga Penunjang Pasar Modal

– Perusahaan efek

Perusahaan efek atau bank yang sudah ditunjuk dan sudah memiliki izin untuk menjalankan kegiatan di bidang saham dan kepemilikan surat berharga. Fungsi dari perusahaan ini adalah untuk membantu proses transaksi atau jual beli sebagai custodian atau yang bisa disebut dengan perusahaan yang akan mengawasi tentang perkembangan saham pada perusahaan dan juga menyimpan surat-surat berharga yang sudah resmi dan sudah mendapat persetujuan dari pihak yang terkait

– Bapepam

Badan Pengawas Pasar Modal berfungsi sebagai pengawas dalam kegiatan transaksi atau jual beli saham. Lembaga ini akan menjadi lembaga tertinggi yang memutusakn segala keputusan terkait pihak-pihak yang akan terlibat dalam transaksi jual beli saham dan juga mengesahkan adanya surat berharga atau saham yang nantinya akan digunakan sebagai surat resmi pertanda kepemilikan sebagian perusahaan oleh pembeli saham atau yang sering disebut juga sebagai investor.

 

Fungsi Lembaga Penunjang

Dengan adanya lembaga-lembaga yang menunjang berjalannya transaksi jual beli saham maka sudah jelas bahwa semua transaksi akan membutuhkan lembaga yang berguna sebagai pendukung legalisasi bagi para pelaku investasi. Lembaga penunjang ini juga akan memberi bantuan pada perusahaan atau pemilik saham dalam pasar modaljika dibutuhkan. Mereka juga siap memberi informasi yang lengkap tentang bagaimana transaksi jual beli saham akan terjalin dengan lancar dengan adanya lembaga yang menjaminnya.

Secara rinci, ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan adanya lembaga-lembaga penundang ini, di antaranya:

– Adanya aturan main yang jelas di pasar modal, dan ada lembaga atau otoritas yang memastikan penegakan aturna-aturan tersebut.

– Adanya pengawasan terhadap para pelaku pasar, terkait legalisasinya, misalnya, izin usaha, registrasi, dan persetujuan operasi

– Diterapkkannya prinsip keterbukaan, antara perusahaan publik dan emiten.

– Adanya lembaga yang menangani segala sengketa maupun keberatan terkait registrasi dan legalisasi para pelaku pasar di Bursen Efek, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, serta otoritas lainnya

– Adanya standar prosedur, norma, dan kriteria yang harus diikuti oleh semua pelaku pasar, termasuk lembaga keuangan

Singkatnya, lembaga pendukung pasar modal berfungsi menjamin kelancaran operasi dan transaksi oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya. Lembaga-lembaga ini juga menjamin keteraturan serta keterbukaan, untuk meminimalisir terjadinya kesalahan atau bahkan penipuan-penipuan berkedok investasi.