PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa Amerika Serikat menutup perdagangan Rabu (5/4) dengan sedikit penurunan. Pengumuman dari bank sentral Federal Reserve (The Fed) seakan menyiram air dingin di pasar yang tengah reli karena sektor ketenagakerjaan.

Dow Jones Industrial Average berakhir turun 41,09 poin atau 0,2% pada 20.648,15. Indeks S&P 500 kehilangan 7,21 poin atau 0,31% menjadi 2.352,95. Sedangkan Nasdaq Composite ajtuh 34,13 poin atau 0,58% menjadi 5.864,48.

The Fed semalam memberi sinyal perlunya bank sentral AS memotong neraca atau balance sheet sebesar US$ 4,5 triliun dengan mengubah investasi obligasi mereka tahun ini. Pengumuman The Fed juga kemarin seakan memberikan gambaran bahwa harga-harga saham relatif tinggi dibanding standar hitungan.

“Pembicaraan ini membuat khawatir pasar, baik tentang kemungkinan ada bubble di pasar saham atau apakah normalisasi bank sentral tersebut akan menciderai pertumbuhan, atau justru mungkin ada kenaikan bunga yang lebih banyak ketimbang yang diperkirakan,” kata  Janna Sampson, Co-chief Investment Officer di OakBrook Investments LLC di Lisle, Illinois.

Dalam perdagangan kemarin, sembilan dari sebelas sektor Indeks S&P 500 melandai, dipimpin sektor keuangan. Di awal perdagangan, indeks ini sempat menguat sampai 0,8% dan Nasdaq mencetak rekor baru setelah data ketenagakerjaan swasta memberikan hasil lebih baik ketimbang perkiraan pasar.

Data menunjukkan, perusahaan-perusahaan di As menambah 263.000 pekerja pada bulan Maret. Ini merpakan yang terbanyak sejak tahun 2014 dan melampaui perkiraan analis yang hanya 187.000 pekerja.

Source : kontan.co.id