KONTAK PERKASA FUTURES – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menyiapkan secara lebih mendetil proses pelaksanaan peluncuran satelit miliknya pada tanggal 8 Juni 2016 dari Kuorou, French Guiana, Amerika Selatan.

Bank milik pemerintah ini menggandeng konsorsium asuransi lokal dan internasional untuk mencegah peluncuran satelit dari risiko kegagalan mencapai orbit. Sedangkan pada perusahaan asuransi lokal, BRI menggandeng BUMN asuransi PT Jasindo dan pada perusahaan asuransi internasional mengajak perusahaan asal Prancis, Marsh.

“Peluncurannya kita asuransikan pakai konsorsium yang dipimpin Jasindo,” kata Direktur utama BRI, Asmawi Syam dalam press conference di Gedung BRI I, Jakarta, Selasa 31 Mei 2016.

Di lokasi yang sama, Managing Director BRI, Zulhelfi Abidin memaparkan pihaknya juga melakukan pencegahan awal. Proses persiapan dilaksanakan dengan sangat ketat. Tidak hanya itu, BRI memilih perusahaan pembuat satelit terbaik yaitu Space Systems/Loral, LLC (SSL) Palo Alto dan menggunakan roket Ariane 5 dari perusahaan Arianespace.

“Makanya kita pilih pakai satelit dan roket terbaik,” katanya.

Terang Zulhelfi, kalau kemungkinan buruk terjadi pada satelit saat proses menuju orbit, perusahaan asuransi akan mengkompensasi 100%. Pada proyek BRISat ini, BRI mengeluarkan investasi US$ 250 juta atau setara Rp 3,375 triliun.

“Kalau failed, roket dan satelit di-cover asuransi,” katanya.

Source : detik.com