KontakPerkasa Futures – Minyak menghentikan penurunan lima harinya ditengah tanda-tanda bahwa menyusutnya pasokan minyak mentah di AS.

Minya berjangka Juli naik sebanyak 0,9% di New York setelah turun 6,1% dalam lima sesi terakhir. Pasokan minyak mentah menyusut 5,2 juta barel hingga 15 Mei untuk penurunan mingguan ketiga dalam data industri, menurut data American Petroleum Institute yang dirilis pada hari Selasa. Penurunan sebesar 1,75 juta barel diperkirakan dalam survei Bloomberg menjelang data pemerintah, Rabu.

WTI untuk pengiriman Juli naik sebanyak 51 sen menjadi $ 58,50 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 58,44 pada 10:04 pagi waktu Sydney pagi. Kontrak Juni berakhir Selasa setelah tergelincir 3,7% menjadi $ 57,26, penutupan terendah sejak 28 April. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 75% di bawah rata-rata 100 hari. Bulan depan harga telah meningkat 9,7% tahun ini.

Jenis Brent untuk pengiriman Juli adalah 0,9%, atau 56 sen, lebih tinggi pada level $ 64,58 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Ini turun $ 2,25 ke level $ 64,02 per barel pada Selasa. Acuan Minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 6,10 dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg