Cerita misteri Tanjakan Emen di Subang, Jawa Barat, masih menjadi kisah menakutkan sampai sekarang. Antara percaya dan tidak percaya, telah terjadi kecelakaan yang dialami rombongan siswa dari SMA Al Huda Cengkareng, Jakarta Barat di Tanjakan Emen kemarin, 17 Juni 2014. Ada 8 siswa meninggal dan 17 lainnya luka berat. Tanjakan di ruas Jalan Raya Bandung – Subang ini merupakan jalur masuk ke objek wisata air panas Ciater.

Mitos yang beredar, dulu pernah ada sopir bernama Emen. Dia sopir oplet untuk trayek Bandung-Subang. Nahas, Emen meninggal akibat kecelakaan ketika membawa ikan asin dari Ciroyom Bandung ke Subang. Kejadian tersebut terjadi tahun 1964. Mobil Emen terbakar dalam keadaan terbalik. Emen pun terbakar tubuhnya.

Emen dikenal sebagai sopir yang paling berani melewati jlur tersebut di malam hari. Sepeninggalnya, arwah Emen diduga tetap bergentayangan sembari mengganggu pengemudi di malam hari yang melewati area tempat meninggalnya.Ada saja penyebabnya. Mulai dari rem blong, tergelincir, hingga terperosok.

Seperti dilansir Tribun dari Kompasiana, kadang ditemui pula orang yang lewat tanjakan tersebut mendadak kesurupan. Sering pula terjadi kendaraan mendadak mogok.

Tapi, ada juga versi lain terkait Tanjakan Emen. Konon dulu ada korban tabrak lari bernama Emen yang jasadnya disembunyikan di bawah pepohonan rindang sekitar tanjakan. Sejak itu arwah Emen menjadi gentayangan dan mengganggu pengguna jalan.

Untuk menolak bala di Tanjakan Emen, pengguna jalan biasa menyalakan rokok. Lalu, rokok tersebut dibuang di pinggir jalan. Ini seperti cara untuk “membujuk” arwah Emen agar tidak mengganggu. Pasalnya, Emen doyan merokok. Entah benar atau tidak cerita misteri Tanjakan Emen ini, Pastinya, urusan arwah adalah di tangan Tuhan.

sidomi.com