KONTAK PERKASA FUTURES – Emas kembali ditutup melemah selama lima hari perdagangan berturut-turut pada Kamis (Jumat pagi WIB), yang disebabkan kekhawatiran investor akan kemungkinan “Brexit” berkurang.

Kontrak emas yang paling aktif pada pengiriman Agustus turun sebesar US$ 6,90, atau setara dengan 0,54 %, menjadi menetap di USD 1.263,10 per ons troi pada divisi COMEX New York Mercantile Exchange.

Logam mulia tercatat di bawah tekanan ketika para voter di Inggris mulai pergi ke lokasi pemungutan suara agar memutuskan apakah negara mereka akan meninggalkan atau tetap bertahan di zona euro.

Analis yakin bahwa investor AS sebelumnya sudah menunjukkan ketakutan tentang kemungkinan Inggris hengkang dari Uni Eropa. Referendum diberi nama “Brexit” oleh investor, dan analis menuliskan bahwa potensi bagi Brexit sudah menyebabkan ketidakpastian di pasar, mendorong para investor berpindah ke emas sebagai aset “safe haven”.

Tapi pemikiran pasar terbaru yaitu bahwa Inggris akan tetap berada di zona euro, sehingga menempatkan tekanan kepada logam mulia.

Emas disimpan di bawah tekanan tambahan sebab saham-saham AS naik pada hari Kamis. Analis menuliskan bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia umumnya naik, karena investor mencari lokasi yang aman, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia umumnya turun.

Di sisi ekonomi, dalam minggu yang selesai pada 18 Juni, angka pendahuluan bagi klaim awal yang disesuaikan dengan cara musiman turun 18.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 259.000, di bawah konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis.

Perak untuk pengiriman Juli naik 4,10 sen, atau 0,24 %, menjadi ditutup pada US$ 17,353 per ons troi. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 17,20, atau 1,75 %, menjadi ditutup pada US$ 966,30 per ons troi.

Source : kontan.co.id