KontakPerkasa Futures – Mayoritas saham Asia jatuh pasca indeks acuan regional ditutup di level tertinggi tujuh tahun pada Kamis. Saham Jepang turun untuk memangkas kenaikan mingguan ketiga.

Dua saham jatuh untuk setiap satu saham yang naik. Indeks MSCI Asia Pacific sedikit berubah pada level 154,44 pada 09:05 pagi di Tokyo. Indeks tersebut ditutup pada level tertinggi sejak Januari 2008 pada hari Kamis, dan siap untuk mengakhiri pekan ini di 1,4% lebih tinggi.

Indeks Topix Jepang turun 0,4% dan Indeks Australia S & P/ASX 200 turun 0,1%. Indeks NZX 50  Selandia Baru dan indeks Kospi Korea Selatan sedikit berubah.

Kontrak berjangka E-mini pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks yang mendasari tergelincir 0,1% pada hari Kamis di New York karena perusahaan semikonduktor menurun pada laba SanDisk Corp untuk mengimbangi reli di Netflix Inc.

Investor mengkaji laporan ekonomi guna petunjuk pada waktu kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve sejak 2006. Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa suku bunga mungkin akan naik di tahun ini, keputusan tergantung pada data ekonomi. Sektor perumahan naik kurang dari perkiraan pada Maret, sementara klaim pengangguran meningkat pada pekan yang berakhir 11 April.(yds)

Sumber: Bloomberg