KontakPerkasa Futures – Semakin membaiknya ekonomi AS, memberikan dampak buruk untuk kenaikan emas.

Bullion menghapus kenaikannya dalam tahun 2015 dan merosot tajam dalam lebih dari satu tahun pada hari Jumat setelah laporan pemerintah menunjukkan pengusaha di Amerika menambahkan pekerjaan lebih dari perkiraan analis pada bulan Februari. Tingkat pengangguran turun ke level terendah dalam hampir tujuh tahun terakhir. Kepemilikan di ETF berbasis emas menuju penurunan mingguan terbesar sejak bulan November tahun lalu.

Penguatan ekonomi memicu spekulasi bahwa Federal Reserve semakin dekat dengan menaikkan tingkat suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2006, meredam daya tarik logam, yang umumnya menawarkan pengembalian melalui kenaikan harga. Emas berjangka turun 5,2% pada bulan lalu di tengah kenaikan ekuitas AS dan meredanya kekhawatiran atas utang Yunani.

Di Comex, emas berjangka untuk pengiriman April turun 2,7% untuk menetap di level $ 1,164.30 per ons pada pukul 1:41 siang di New York, penurunan terbesar sejak 19 Desember 2013. Sebelumnya, logam merosot ke level $ 1,162.90, level terendah sejak 1 Desember tahun lalu.

Emas turun 29% dalam dua tahun sebelumnya karena penguatan dolar dan inflasi yang tetap rendah. Harga emas naik 70% dari Desember 2008 sampai Juni 2011 sebagian akibat The Fed mempertahankan suku bunga mendekati rekor terendah.(frk)

Sumber : Bloomberg