Pertanyaan yang selalu datang pada BisnisIndeks adalah ‘bagaimana saya dapat memulai bisnis saya sendiri?’. Sebenarnya pertanyaan ini sudah ada jawabannya di dalam diri si penanya sendiri. Hanya saja setiap orang memang menginginkan jawaban dari orang lain sebagai jalan untuk mendapatkan kepastian. Paling tidak orang tersebut berusaha mendapatkan pembenaran dari asumsi yang dia buat.

Langkah pertama sebelum membangun bisnis sendiri adalah lebih banyak mendengar dari orang lain. Perhatikan Tuhan YME memberikan kita dua telinga, namun hanya satu mulut. Ini berarti kita diharapkan lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Dengan banyak mendengar Anda akan lebih mudah mendapatkan ide-ide untuk memajukan bisnis Anda. Anda tidak pernah tahu darimana dan kapan ide-ide baik itu akan muncul di hadapan Anda. Siapa yang harus Anda dengarkan? Siapapun harus Anda dengarkan, mulai dari yang baik sampai yang menyakitkan. Baik dari staf atau mitra bisnis Anda dan yang tak kalah penting adalah para klien atau kostumer Anda. Perhatikan baik-baik setiap kata yang mereka sampaikan.

Selalulah melakukan bisnis Anda dalam perspektif s sederhana jangan berbuat macam-macam untuk menarik perhatian pasar. Memang dimungkinkan untuk membiuat sesuatu yang berbeda agar pasar tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Namun jangan membuat produk yang hasilnya malah membuat konsumen kebingungan atau payah. Buatlah produk yang memang sudah ada di pasar, dengan sedikit inovasi yang membuat kehidupan konsumen jauh lebih mudah.

Buatlah yang Anda kerjakan itu sebagai sebuah kebangaan –namun bukan kesombongan. Tularkan ini pada staf-staf Anda, sehingga mereka dapat mewakili produk Anda secara utuh. Ingatlah bahwa para staf Anda itu menjadi penasehat terbaik dari bisnis yang Anda jalankan. Dengan kebanggaan itu, tingkat produktivitas yang Anda harapkan akan dapat tercapai dengan hasil terbaik.

Selalu menghadapi hari dengan sikap optimis dan perasaan yang menyenangkan. Anda tidak akan membuat bisnis Anda menjadi besar, bila mengawali hari dengan keluh-kesah dan sikap pesimis. Selalu buat hari-hari Anda sebagai hari-hari yang menyenangkan. Meskipun dalam satu hari Anda mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, namun tetaplah dalam sikap positif.

Jangan takut untuk jatuh! Rugi atau bangkrut, sebenarnya sangat lazim dialami oleh para pengusaha. Para pengusaha sukses tidak langsung mengalami kesuksesan dalam semalam, mereka melewati proses kejatuhan juga. BisnisIndeks tak pernah menyalahkan orang yang mengalami kerugian atau kebangkrutan. Dengan mengalaminya seseorang akan tahu dimana letak kesalahannya, Anda akan jauh lebih kaya ilmu dan siap menghadapi segala sesuatu yang buruk. Ambil positifnya, Anda tengah mengikuti ujian untuk naik kelas. Camkan itu!

Ambil poin berikut ini:

  • Selalu menjadi pendengar yang baik.
  • Ide dapat datang kapan dan darimana saja.
  • Sederhanalah dalam membuat inovasi.
  • Produk Anda adalah produk yang harus memudahkan kehidupan konsumen Anda.
  • Selalu berpikir positif dalam berbagai kesempatan dan situasi.
  • Jangan takut bangkrut!

– Sumber: Bisnisindeks.com