KONTAK PERKASA FUTURES – Perlambatan ekonomi berimbas pada lesunya industri perusahaan pembiayaan (multifinance) saat ini. Pembiayaan kendaraan roda dua maupun roda empat masih menurun tahun ini.

“Karena industri otomotif menurun, untuk pembelian mobil baru berdasarkan data Gaikindo, di Maret turun 5%, April 3%. Roda dua juga sama (turun),” ujar Dirut Mandiri Tunas Finance, Ignatius Susatyo Wijoyo, kepada kami, Senin (30/5/2016).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara total penjualan mobil di Maret 2016 tercatat 93.990 unit. Di April 2016 tercatat 84.686 unit.

Sedangkan pada Maret 2015, total market penjualan mobil tercatat 99.410 unit. Pada April 2015 tercatat 81.600 unit.

Ignatius menyebutkan, meskipun secara industri pembiayaan tengah lesu, namun Mandiri Tunas Finance (MTF) masih bisa mencatatkan kinerja positif.

Hingga Maret 2016, Mandiri Tunas Finance menyalurkan pembiayaan Rp 4,9 triliun, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,6 triliun.

“Naik karena ada perubahan segmen, ke passenger car, ada kenaikan di penjualan New Innova, Fortuner, HRV, Datsun, yang turun picked up. Pembiayaan kita kan 80% passenger car, jadi kinerja tetap positif,” terang dia.

Ignatitus mengatakan, saat ini industri pembiayaan tengah lesu dan diperkirakan pertumbuhannya tidak akan agresif tahun ini.

Dia memperkirakan, industri pembiayaan masih akan seret pertumbuhannya.

“Makanya kita banyakin event, gelar pameran di seluruh Indonesia, ada di Bandung, Lampung, Makassar, Palembang. Melakukan promosi-promosi untuk menarik pembeli, seperti kalau misalkan kredit mobil di MTF 6 bulan itu bunga 0%, ada juga promo beli mobil gratis bahan bakar non subsidi,” imbuhnya.

Source : detik.com