KontakPerkasa Futures – Saham China turun pasca Indeks acuan catat kenaikan beruntun terpanjang sejak 1992 lalu.

Indeks Shanghai Composite merosot sebesar 0,6 persen ke level 3,669.18 pukul 09:50 pagi waktu setempat, bersiap untuk mengakhiri reli selama 10-hari terakhir sebesar 12 persen. Kenaikan beruntun terpanjang sejak reli selama 14-hari di bulan Mei 1992 lalu. Indeks CSI 300 turun sebesar 0,5 persen. Total omset gabungan indeks Shanghai dan bursa saham Shenzhen melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada Selasa kemarin, sementara pembukaan rekening baru melonjak ke rekor tertingginya menjadi 1,14 juta pekan lalu.

Index Hang Seng Hong Kong China Enterprises mendatar, sementara indeks Hang Seng naik sebesar 0,2 persen. Indeks saham Bloomberg China AS, saham perusahaan China yang paling diperdagangkan di AS, catat penguatan sebesar 0,2 persen, penguatan hari ketujuh di New York pada Selasa kemarin.

Indeks Shanghai Composite telah naik sebesar 14 persen tahun ini, menambah reli saham dunia  tahun lalu sebesar 53 persen, di tengah spekulasi pemerintah China akan kembali memangkas dua suku bunga dan satu pengurangan persyaratan rasio cadangan bank kreditur sejak November lalu untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. (izr)

Sumber: Bloomberg