Kontakperkasa Futures – Indeks saham berjangka China naik sebelum rilis data inflasi besok.

Kontrak pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Januari, kontrak paling aktif, naik sebesar 0,5 persen ke level 3,673.40 pukul 09:22 waktu setempat. Saham China akan menguat sebesar 30 persen tahun ini karena para pembuat kebijakan mengurangi biaya pendanaan dan mendorong melalui reformasi, menurut China International Capital Corporation, yang tepat disebut reli tahun lalu.

Indeks Shanghai Composite naik sebesar 0,7 persen ke level 3,373.95 kemarin, penutupan tertinggi sejak Agustus 2009 lalu, pasca saham PetroChina Co melonjak dan lonjakan harga emas mendorong prospek pendapatan perusahaan penambang emas.

Indeks Shanghai telah rally sebesar 64 persen selama tahun lalu, pemain terbaik di antara 93 indeks global yang dilacak oleh Bloomberg, di tengah spekulasi pemerintah akan lebih melonggarkan kebijakan moneter untuk mendukung pertumbuhan. Laju inflasi masih berada dibawah target yang  memungkinkan para pembuat kebijakan untuk menurunkan suku bunga. Target inflasi tahun lalu sebesar 3 persen.

Harga-harga konsumen kemungkinan naik sebesar 1,5 persen bulan lalu, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 1,4 persen pada November, sementara harga produsen turun sebesar 3,1 persen, menurut perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg. (izr)

Sumber: Bloomberg