Manufaktur China tidak mengalami perubahan di bulan September, dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut terbebani oleh penurunan perusahaan properti.

Indeks Purchasing Managers Pemerintah berada di angka 51.1 pada bulan September, sama seperti pembacaan di Agustus dan dibandingkan dengan 51.0 estimasi rta-rata dalam survei Bloomberg News terhadap para ekonom. Angka diatas 50 sinyal ekspansi.

Kemunduran di sektor manufaktur, penurunan keuntungan industri, dan pertumbuhan output pabrik berada di level lima tahun terendah merupakan perlambatan ekonomi yang dalam. Pihak berwenang enggan untuk menggunakan stimulus yang lebih luas untuk menopang pertumbuhan ekonomi karena mereka berusaha untuk mengekang risiko utang, sebagai gantinya mengambil langkah-langkah yang ditargetkan seperti pelonggaran kemarin kebijakan hipotek untuk membantu pasar perumahan.

Dolar Australia dan Indeks MSCI Asia Pacific mencatat penurunan. Sementara pasar saham China ditutup hari ini hingga 7 Oktober untuk liburHari Nasional.

Perkiraan para analis untuk PMI resmi hari ini, yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional dan Federasi Cina Logistik dan Purchasing di Beijing, berkisar di angka 50,5-51,4. Indeks ini didasarkan pada tanggapan terhadap survei dikirim ke eksekutif purchasing di 3.000 perusahaan.(yds)

Sumber: Bloomberg