KontakPerkasa Futures – Indeks saham berjangka China turun, menandakan penurunan untuk ekuitas di Negara tersebut, setelah Indeks Shanghai Composite naik ke level tujuh tahun tertinggi kemarin.

Kontrak berjangka pada Indeks CSI 300 berakhir pada bulan April, yang merupakan kontrak paling aktif, turun sebesar 0,5% menjadi 4,398.60 pada 09:26 pagi waktu setempat. Tiga puluh perusahaan mulai menjual Penawaran umum saham perdana pekan ini. Mereka mungkin membekukan senilai 2,73 triliun yuan ($ 439.2 milyar), menurut estimasi rata-rata dari enam pialang yang disurvei oleh Bloomberg.

Indeks Shanghai Composite naik 2,2% menjadi 4,121.71 pada hari Senin, mengirimkan valuasi ke level tertinggi di 2010. RSI berada di atas angka 70 pada Senin secara beruntun selama 19 hari. Level di atas 70 menandakan untuk beberapa pedagang bahwa keuntungan sudah terlalu jauh. Indeks Hong Kong Hang Seng China Enterprises melonjak 4,3% menjadi 14,590.45.

Indeks CSI 300 naik 1,8%. Indeks Hang Seng naik 2,7%. Indeks Bloomberg China-US Equity, yang merupakan Indeks perusahaan AS yang terdaftar di perdagangan China, turun 0,1% di New York.

Indeks RSI Hang Seng naik menjadi 89,4, level tertinggi sejak Februari 1989. Shanghai Composite melonjak 73% dalam enam bulan terakhir, yang tertajam diantara 92 indeks acuan global, spekulasi pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Data GDP dijadwalkan pada Rabu mungkin akan menunjukkan ekonomi tumbuh 7% pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya, menurut sebuah survei terpisah. Itu akan menjadi laju paling lambat sejak kuartal pertama 2009, ketika China sedang dilanda krisis finansial global.(yds)

Sumber: Bloomberg