KONTAK PERKASA FUTURES – IHSG pada hari kemarin (23/8) ditutup melemah 10 poin (-0,18%) menjadi berada di level 5.417,14 dengan nilai transaksi di pasar reguler yaitu sebesar Rp 6,0 triliun, tertolong oleh rebound dari saham rokok (HMSP & GGRM) dan juga TLKM dan UNVR yang ternyata mengalami kenaikan pada akhir sesi di tengah aksi jual asing.

Tujuh sektor pun mengalami penurunan dan dipimpin oleh sektor misc-industry sementara itu hanya sektor consumer dan trade yang mengalami kenaikan.

Terdapat sebanyak 97 saham yang mengalami kenaikan, 223 saham yang mengalami penurunan, 102 saham yang tidak mengalami perubahan, dan 194 saham yang tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang ternyata menjadi pemberat bursa antara lain adalah BBRI, ASII, SMGR, BMRI dan INDF, di mana pedagang asing tercatat melakukan net sell pada pasar reguler sebesar Rp 261,2 miliar dengan saham-saham yang ternyata banyak dijual asing antara lain adalah BBRI, EXCL, BBNI, SMGR dan LSIP.

Secara teknikal, masih berada dalam fase sideways, indeks rebound sesudah test support MA20 dan tutup gap bawah pada nilai 5.377-5.386 disertai volume. Stochastic, RSI serta MACD negatif.

Hari ini (24/8) IHSG diprediksikan akan bergerak menguat terbatas, pada kisaran 5.400-5.450, dengan saham-saham yang bisa diperhatikan antara lain BBTN, CTRP, ASII, ASSA, MIKA, PTPP, ERAA, JSMR, SMRA dan TLKM.

Rupiah kemarin (23/8) berakhir menguat menjadi berada di level Rp 13.222/US$ dan hari ini (24/8) diprediksikan akan bergerak pada kisaran Rp 13.075-Rp 13.300/US$ dengan kecenderungan menguat.

Source : detik.com