Setiap orang –entah yang bekerja untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, pasti mengalami dan berhubungan dengan mahluk bernama kendala ini. Seperti jargon yang diungkapkan oleh sebuah kegiatan offroad, ‘tantangan bukan rintangan’. Kendala yang ada di depan mata kita bisa dijadikan sebagai tantangan bila kita mengetahui medan yang sesungguhnya.

Seperti halnya para offroader yang menerabas berbagai medan di depannya, sebenarnya bukan aksi konyol. Mereka sangat mengerti kemampuan diri sendiri dan kendaraan yang digunakannya. Sebelum memasuki medan tertentu, mereka akan melihat terlebih dahulu seperti apa tantangan yang ada di depannya. Setelah berhasil mengukur, menimbang dan melihat kondisi yang sesungguhnya, baru para offroader ini akan memasuki medan tersebut.

Sama hanya dengan seorang pengusaha maupun profesional, dapat dengan baik menghadapi kendala yang berubah menjadi tantangan di depannya. Rahasianya sama dengan para offroader itu yakni identifikasi kendala yang ada. Jika para offroader melakukan pengamatan medan, maka kendala yang kita hadapi dapat dikenali dengan mengidentifikasikannya.

Tak sulit untuk dapat mengidentifikasikan kendala yang kita alami. Semuanya sebenarnya sudah bermain di depan mata kita sendiri, hanya saja kita tidak menyadari bentuk kendala yang terjadi. Pertanyaan: jika Anda selalu terlambat memenuhi permintaan klien, apa sebenarnya yang menjadi kendala? Waktu? Uang? Produk? SDM?

Mudah saja kita mengenalinya. Jika Anda selalu meributkan soal waktu yang selalu tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan klien. Maka masalah kita adalah waktu yang harus dibenahi. Bila kendala yang muncul dari sisi pendanaan maka yang menjadi prioritas utama untuk dibenahi adalah pendanaan. Begitu juga ketika klien merasa tidak nyaman dengan pelayanan, maka yang harus dibenahi adalah SDM-nya.

Kita akan mudah merasakan kendala yang ada di depan mata kita, yakni kendala yang selalu berulang setiap saat. Namun kendala yang berulang ini tidak selalu disadari sebagai sebuah kendala, sebab memiliki ekor kendala lain yang muncul sebagai dampak dari kendala utama. Jika sudah berhasil mengidentifikasi kendala utama, maka kendala lainnya dengan sendirinya akan terselesaikan. Demikian bila kita berpikir sudah berhasil mengidentifikasikan yang diangga sebagai kendala utama.Namun masih terjadi hambatan yang sangat mengganggu, tentunya proses identifikasi terhadap kendala tersebut boleh dikatakan salah. Dengan mengidentifikasikan kendala yang terjadi, kita dapat lebih menghemat waktu dalam memperbaiki sistem yang terganggu.

Untuk itu pahamilah poin berikut:

  • Identifikasikanlah kendala dengan sebaik-baiknya.
  • Kendala utama adalah hambatan yang selalu timbul di setiap saat.
  • Bedakan kendala-kendala turunan lainnya yang sebenarnya tidak memiliki bobot yang sama dengan kendala utama.
  • Evaluasilah setiap pekerjaan atau kegiatan yang sudah dilakukan untuk memahami kendala yang muncul.
  • Patuhi dan berdisiplin dalam menjalankan proses evaluasi.
  • Belajarlah dalam menghadapi berbagai kendala untuk memperbaiki kendala yang muncul.

– Sumber: Bisnisindeks.com