KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas hari ini terus menunjukkan pemelahan. Dikutip dari Bloomberg, Jumat (16/8) pukul 13.48 WIB harga emas di pasar spot berada di level US$ 1.514,99 per ons troi. Angka turun 0,54% dari harga emas pada penutupan sebelumnya. Sementara harga emas comex untuk pengiriman Desember 2019 juga melemah 0,36% ke level US$ 1.525,70 per ons troi. Harga emas sempat berada dalam tren menguat seiring kekhawatiran resesi Amerika Serikat sebagai buh dari perang dagang, kondisi di Hong Kong dan merosotnya pasar di negara berkembang.

Namun, kenaikan emas terjadi secara terbatas karena investor mencermati data ekonomi Amerika Serikat, dengan penjualan ritel AS yang kuat sehingga memberikan kelonggaran terhadap selera risiko. “Data penjualan ritel AS yang keluar sekuat yang mereka lakukan, itu membuat beberapa pelaku pasar memikirkan kembali taruhan mereka,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities seperti dikutip Reuters. Harga emas turun lagi setelah menyentuh level tertinggi pada Kamis pekan lalu. Senin (19/8) pukul 7.34 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange turun 0,26% ke US$ 1.519,70 per ons troi.

Harga emas spot pun turun 0,26% ke US$ 1.509,59 per ons troi pada pagi ini. Harga emas spot dan berjangka turun dalam dua hari terakhir setelah menyentuh level tertinggi tahun ini pada Kamis lalu. Lonjakan harga emas pada Kamis lalu terjadi bersamaan dengan kenaikan indeks dolar yang kembali menyentuh 98 setelah terus bergerak di sekitar 97 dalam delapan hari perdagangan. Pagi ini, indeks dolar masih melanjutkan kenaikan ke 98,22.

Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama dunia ini naik bersama harga emas seiring kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global. “Akhir pekan lalu indeks dolar menguat dan produk berjangka saham naik. Pasar kembali ke aset berisiko,” kata Phillip Streible, senior commodities strategist RJO Futures. Dia menambahkan bahwa harga emas tertekan aksi ambil untung setelah mencapai level tertinggi.

Pasar saham global menguat pada Jumat lalu akibat munculnya harapan stimulus ekonomi secara global. “Grafik harian emas masih bagus, tapi perlu menembus level US$ 1.546 untuk memicu reli naik,” kata Streible. Sementara Michael Matousek, head trader US Global Investors mengatakan, support paling kuat harga emas adalah pada level US$ 1.460. “Harga emas belum memecahkan tren dan posisi tersebut akan menjadi level yang bagus untuk mulai akumulasi,” kata Matousek kepada Reuters.

JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terkoreksi tipis pada awal pekan. Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam, Senin (19/8) berada di Rp 757.000. Harga tersebut turun Rp 2.000 dari posisi, Minggu (18/8). Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini turun lebih dalam, sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 684.000.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:

0,5 gram: Rp 403.000
1 gram: Rp 757.000
5 gram: Rp 3.605.000
10 gram: Rp 7.145.000
25 gram: Rp 17.755.000
50 gram: Rp 35.435.000
100 gram: Rp 70.800.000
250 gram: Rp 176.750.000
500 gram: Rp 353.300.000
1.000 gram: Rp 706.600.000

Source : kontan.co.id