KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas futures di divisi COMEX New York Mercantile Exchange pagi ini dibuka melemah, karena tertekan data ekonomi AS yang positif serta penguatan dolar AS.

Kontrak emas yang sangat aktif untuk pengiriman Desember melemah 2,10 poin atau setara 0,15% menjadi berdiam di US$1.362,7 per troy ounce, lapor Xinhua.

Logam mulia terdapat di bawah tekanan sebab laporan ketenagakerjaan yang diterbitkan oleh Automated Data Processing (ADP), yang berlokasi di AS, menunjukkan yaitu angka penggajian sektor swasta lebih tinggi daripada yang diprediksikan pada 179.000.

Data yang lebih baik dari prediksi tersebut menjadikan tekanan pada logam mulia, sebab para investor mengembangkan spekulasi yang lebih optimis untuk ekonomi AS.

Emas terdapat dalam tekanan lebih lanjut saat dolar AS menguat. Indeks dolar AS menguat 0,33 ke level 95,42% pada jam 17.00 GMT. Indeks merupakan ukuran dari dolar terhadap sejumlah mata uang utama.

Harga emas serta dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti apabila dolar naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang diukur dengan dolar akan lebih mahal bagi investor.

Logam mulia pun terus tertekan sebab Dow Jones Industrial Average AS menguat 30 poin, atau setara 0,16% pada jam 17.00 GMT. Analis menuliskan bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian mjadi logam mulia biasanya naik, sebab investor mencari tempat yang aman. Begitu pula sebaliknya, ketika ekuitas AS membukukan profit maka emas biasanya melemah.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada bulan Juli mengumumkan jika bank sentral AS membiarkan pintu terbuka bagi kenaikan suku bunga selama tahun 2016, tetapi mengingat angka PDB kuartal kedua lebih rendah dari perkiraan, para pedagang yakin hal tersebut tidak mungkin.

Risalah pertemuan Fed sebelumnya menjadikan para pedagang percaya bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen selama berlangsungnya pertemuan FOMC Desember.

Menurut alat Fedwatch CME Group, kemungkinan tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga yang asalnya 0,50 persen menjadi 0,75 persen yaitu pada 18 persen pada pertemuan September 2016, 21 persen di pertemuan November 2016, serta 44 persen pada pertemuan bulan Desember.

Perak untuk pengiriman September melemah 23 sen, atau 1,11 persen, menjadi ditutup pada level 20,471 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober melemah 2,5 dolar AS, atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada angka 1.169,6 dolar AS per ounce.

Source : bisnis.com