KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas turun dalam dua hari perdagangan terakhir. Senin (14/5) pukul 7.43 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange berada di US$ 1.320,40 per ons troi.

Harga untuk emas turun tipis 0,02% jika dibandingkan dengan posisi akhir pekan lalu. Dalam dua hari, harga emas terkoreksi 0,14%.

“Risiko geopolitik di Timur Tengah, pelemahan dollar dan imbal hasil US treasury yang melemah menyebabkan harga untuk emas menguat sementara,” kata Walter Pehowich, executive vice president Dillon Gage Metals kepada Reuters.

Kamis pekan lalu, harga untuk emas menguat ke level tertinggi dalam dua pekan. Salah satu penyebabkan, rencana penerapan kembali sanksi Iran oleh Amerika Serikat (AS). “Risiko geopoilitik masih menjadi kekhawatiran, tapi investor tidak terlalu menaruh perhatian terlalu besar,” kata Naeem Aslam, chief markets analyst Think Markets. Dia menambahkan, pergerakan dollar AS lebih mempengaruhi harga emas pada beberapa waktu belakangan.

Tim  Brown, trader MKS PAMP mengatakan, harga untuk emas berkonsolidasi di atas resistance pada moving average 100 hari. Harga emas perlu katalis positif untuk melanjutkan kenaikan.

Harga emas sepekan ini bergerak stabil meski ada potensi konflik akibat pengenaan kembali sanksi program nuklir Iran oleh Amerika Serikat (AS). Kamis (10/5) pukul 10.04 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik tipis ke US$ 1,313,40 per ons troi dari penutupan kemarin di angka US$ 1,313 per ons troi.

Sepekan ini, harga untuk emas bergerak antara US$ 1.313-US$ 1,314 per ons troi. Harga untuk emas turun tipis 0,40% jika dibandingkan dengan level akhir tahun lalu, dan lebih rendah 1,63% ketimbang harga emas rata-rata sepanjang tahun ini pada US$ 1,335,18 per ons troi.

Harga untuk emas pun masih stabil di tengah kenaikan indeks dollar. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia melonjak ke 93,12 pada Selasa lalu. Tapi, dalam dua hari indeks ini terus turun meski bertahan di atas level 93.

Pasar memperkirakan, Bank of England akan menahan suku bunga pada pertemuan hari ini. Data ekonomi Inggris maslih lemah. Gubernur BoE Mark Carney sebelumnya menunjukkan sinyal lebih hati-hati dalam mengambil keputusan.

Investor juga tidak berharap banyak akan perubahan suku bunga di kawasan Eropa hingga tahun depan.

Source : kontan.co.id