PT KP PRESS – Harga emas turun kembali dihadang kekhawatiran resesi, emas spot turun 0,7% ke US$ 1.487. Harga emas turun pada hari Senin karena investor melikuidasi posisinya di aset safe haven logam mulia meskipun ada langkah-langkah stimulus dari bank sentral global untuk memerangi kerusakan ekonomi dari wabah virus corona.

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip Reuters, Senin (23/3) pukul 09.00 WIB, harga emas spot turun 0,7% menjadi US$ 1.487,83 per ons troi. Padahal di akhir pekan lalu, harga si kuning melesat 3,1% karena gelombang stimulus fiskal dan moneter dari bank sentral di seluruh dunia menghentikan pergerakan uang tunai.

PT KONTAK PERKASA – Pasar Asia yang menderita akibat gejolak ekonomi karena lebih banyak negara melakukan lockdown dalam perang melawan virus corona malah meredam sentimen dari stimulus fiskal dan moneter yang diberikan bank sentral seluruh dunia untuk meredam resesi global yang dalam.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Federal Reserve sebenarnya terus menggulirkan dukungan darurat pada hari Jumat karena meningkatkan upaya dengan bank sentral utama lainnya untuk meredakan krisis pendanaan dolar Amerika Serikat (AS) secara global.

Kini, hampir satu dari tiga orang AS berada di bawah perintah untuk tinggal di rumah untuk memperlambat penyebaran pandemi saat Ohio, Louisiana dan Delaware menjadi negara terbaru untuk memberlakukan pembatasan luas, bersama dengan kota Philadelphia.

Di sisi lain, maskapai penerbangan membatalkan lebih banyak penerbangan karena Australia dan Selandia Baru menyarankan agar tidak melakukan perjalanan domestik. Selain itu, Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan penerbangan selama dua minggu dan Singapura serta Taiwan melarang penumpang transit asing.

China, yang sebelumnya telah menyelesaikan kasus virus corona, kini dipusingkan dengan impor kasus virus corona. Minggu (22/3), dilaporkan ada 46 kasus virus corona baru, 45 kasus merupakan impor dari luar negeri.

Sementara itu, Wuhan berencana melonggarkan karantina kota yang sudah berjalan dua bulan.

Dampak pandemi akan “cukup parah,” tetapi periode ekspansi yang panjang dan tingkat lapangan kerja yang tinggi berarti ekonomi global harus menghadapi guncangan saat ini, kata seorang pejabat tinggi Dana Moneter Internasional.

Permintaan fisik untuk emas melonjak pekan lalu di Singapura karena pembeli mengambil keuntungan dari penurunan harga baru-baru ini setelah investor membuang logam untuk mendapatkan uang tunai.

Hedge fund dan money manager mengurangi posisi bullish pada kontrak emas COMEX dalam seminggu hingga 17 Maret, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengatakan pada hari Jumat.

Source : kontan.co.id