KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas bergerak dengan arah yang berlawanan dengan minyak. Dalam tiga hari perdagangan pekan ini, harga untuk emas terus menguat.

Rabu (14/2) pukul 7.39 WIB, harga untuk emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange menguat 0,31% ke US$ 1.334,60 per ons troi ketimbang penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.330,40 per ons troi.

Dalam tiga hari perdagangan, harga untuk emas menanjak 1,44% ketimbang harga penutupan akhir pekan lalu. “Harga emas menguat ketika minat risiko membaik, ini bisa terjadi karena dollar AS melemah. Kalau dollar tidak melemah, harga emas tidak akan naik dalam kondisi ini,” kata Georgette Boele, analis ABN Amro kepada Reuters.

Harga jual emas naik dalam tiga hari meski pasar saham terus menguat pada periode yang sama. Sementara itu, indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terus melemah sejak akhir pekan lalu.

Inilah penyebab kenaikan harga emas di tengah minat risiko. Di sisi lain, inflasi bisa berdampak positif pada harga emas. Logam mulia ini dianggap sebagai investasi aman ketika tekanan harga menguat.

Tapi, prospek kenaikan suku bunga seiring inflasi bisa menekan harga.

Harga jual emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Selasa (13/2) kembali naik.

Mengutip informasi dari situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam hari ini dibanderol Rp 638.000. Harga ini naik Rp 2.000 dari harga pada hari sebelumnya.

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik Rp 1.000 menjadi 568.000 per gram.

Berikut daftar harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya dan sudah termasuk pajak:

1 gram: Rp 638.000
5 gram: Rp 3.047.000
10 gram: Rp 6.043.000
25 gram: Rp 15.034.000
50 gram: Rp 30.017.000
100 gram: Rp 59.985.000
250 gram: Rp 149.836.000
500 gram: Rp 299.471.000

Source : kontan.co.id