PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas makin suram di balik kejayaan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS). Jumat (20/7) pukul 7.50 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2018 di Commodity Exchange turun 0,20% ke US$ 1.221,60 per ons troi. Ini adalah harga terendah emas sejak Januari 2017.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas tergerus 1,60% dalam sepekan terakhir. Harga emas merosot 7,69% sejak awal tahun.

Harga logam mulia ini tergerus setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kenaikan suku bunga  AS tahun ini. Sekadar mengingatkan, pergerakan harga emas sangat terpengaruh suu bunga. Kenaikan suku bunga acuan menyebabkan emas yang tidak menawarkan imbal hasil, cenderung turun.

Para pejabat bank sentral AS mengindikasikan kenaikan suku bunga dua kali lagi tahun ini. Powell tidak mengindikasikan kondisi sebaliknya dari anggapan pasar.

Nilai tukar dollar AS makin tinggi seiring prospek kenaikan suku bunga. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia berada di 95,15 pada hari ini, terkoreksi tipis dari 95,16 kemarin.

Indeks dollar bergerak di atas 95 dalam tiga hari terakhir. “Ada penjualan secara teknikal setelah lonjakan,” kata Dan Hussey, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM), tidak bergerak pada Kamis (19/7).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam hari ini mash berada di posisi Rp 641.000. Harga ini sama dengan hari sebelumnya, Rabu (18/7).

Adapun, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga masih stagnan di posisi Rp 567.000 per gram.

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:
1 gram: Rp 641.000
5 gram: Rp 3.062.000
10 gram: Rp 6.074.000
25 gram: Rp 15.109.000
50 gram: Rp 30.169.000
100 gram: Rp 60.287.000
250 gram: Rp 150.593.000
500 gram: Rp 300.984.000

Source : kontan.co.id