PT KONTAK PERKASA FUTURES –¬†Harga emas sepekan ini bergerak stabil meski ada potensi konflik akibat pengenaan kembali sanksi program nuklir Iran oleh Amerika Serikat (AS). Kamis (10/5) pukul 10.04 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik tipis ke US$ 1,313,40 per ons troi dari penutupan kemarin di angka US$ 1,313 per ons troi.

Sepekan ini, harga emas bergerak antara US$ 1.313-US$ 1,314 per ons troi. Harga emas turun tipis 0,40% jika dibandingkan dengan level akhir tahun lalu, dan lebih rendah 1,63% ketimbang harga emas rata-rata sepanjang tahun ini pada US$ 1,335,18 per ons troi.

Harga emas pun masih stabil di tengah kenaikan indeks dollar. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia melonjak ke 93,12 pada Selasa lalu. Tapi, dalam dua hari indeks ini terus turun meski bertahan di atas level 93.

Pasar memperkirakan, Bank of England akan menahan suku bunga pada pertemuan hari ini. Data ekonomi Inggris maslih lemah. Gubernur BoE Mark Carney sebelumnya menunjukkan sinyal lebih hati-hati dalam mengambil keputusan.

Investor juga tidak berharap banyak akan perubahan suku bunga di kawasan Eropa hingga tahun depan.

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik setelah tanggal merah, Kamis (10/5).

Mengutip situs Logam Mulia, Jumat (11/5) harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 660.000 atau naik Rp 2.000 dari posisi, Rabu (9/5).

Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini juga ikut naik Rp 1.000 menjadi Rp 591.000 per gram.

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:
1 gram : Rp 660.000
5 gram : Rp 3.158.000
10 gram : Rp 6.265.000
25 gram : Rp 15.589.000
50 gram : Rp 31.127.000
100 gram : Rp 62.204.000
250 gram : Rp 155.386.000
500 gram : Rp 310.570.000

Harga untuk emas melanjutkan penguatan perlahan-lahan setelah koreksi tipis pada perdagangan kemarin. Selasa (8/5) pukul 7.49 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange menguat 0,14% ke US$ 1.316 per ons troi ketimbang posisi kemarin.

Koreksi harga untuk emas ini terjadi karena penguatan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) kemarin. Indeks dollar naik ke 92,75 dari 92,57 pada akhir pekan lalu. Hari ini, indeks dollar tergelincir ke 92,71 dan kembali memberi tenaga kenaikan harga emas.

Apalagi, harga emas telah menguat dalam dua hari sebelumnya. “Kurs dollar dalam jangka pendek sudah jenuh beli dan emas jenuh jual. Emas perlu mencapai US$ 1.322 untuk kembali ke atas,” kata John Caruso, senior commodity strategist RJO Futures kepada Reuters.

Penguatan dollar AS kemarin terjadi karena kebijakan European Central Bank (ECB) yang masih sangat berhati-hati dalam mencabut stimulus yang telah terjadi berkepanjangan. Alhasil, dollar menguat dan emas diperkirakan terus berada dalam tren turun. “Sebagian besar spekulan emas sudah menyerah,” kata Carsten Fritsch, analis Commerzbank.

Source : kontan.co.id